rumah popok

Rumah Popok Blog

Memilih Deterjen Yang Ramah Bumi

Posted on Thursday 7/15/2010 at 10:34 | Category: Articles

Makin banyak busanya, makin mantap, makin bagus, begitu kira kira image tentang sebuah deterjen yang berkualitas.

Image sesat yang berhasil tertanam:D . Lagipula, kalau ngga banyak busa, rasanya ngga bersih… padahal…

Busa itu korelasinya sangat kecil dibandingkan daya bersih. Bersih nggaknya tergantung pada elemen yang disebut surfaktan.

Busa itu  menyebabkan pencemaran pada badan air, karena sulit terurai. Akibatnya? Sungai sungai kita baunya apek sampai busuk karena suplai oksigen kurang. Sebabnya ya salah satunya karena busa yang menutupi permukaan air.

Masalahnya, surfaktan ini juga menjadi biang kerok lain masalah lingkungan karena tidak mudah terurai oleh lingkungan. Jadi… perhatikan surfaktan apa yang dipakai. LAS atau LABS konon bisa terurai. ABS tidak bisa, dan sudah masuk daftar hitamnya Greenpeace.

Jadi ibu ibu bapak bapak, untuk membuat gerakan cinta lingkungan ayah dan bunda menjadi makin maknyoss, bijaklah dalam memilih deterjen. Memang sih sertifikasi di kita belum sempurna, tapi paling tidak kita melalukan upaya identifikasi yang simpel simpel aja (khusus yang awam). Buat yang pakar kimia, dimohonkan bantuannya untuk sumbang saran deterjen seperti apakah yang ramah lingkungan.

Tipsnya yaitu:

  • Cari deterjen yang sedikit busanya. Dengan sedikit busa, air untuk membilas juga tidak perlu banyak.
  • Cari deterjen yang jika sisa air cuciannya bisa untuk menyiram tanaman tanpa membuat tanaman mati
  • Cari deterjen yang rendah fosfat. Jikapun mengandung fosfat, sebisa mungkin digunakan untuk menyiram tanaman, karena fosfat itu tidak baik untuk badan air, tapi oke oke aja untuk tanah dan tanaman.

Untuk mencuci popok bayi bayi kita nan lucu, perlu ditambahkan kriteria tidak mengandung pemutih dan pelembut (betapa susahnyaaaa mencari deterjen di supermarket yang tanpa pemutih dan pelembut, udah pada dicampurrrr).

Ada yang menyangkal penggunaan popok kain ini menjadi tidak ramah lingkungan dengan alasan menghabiskan deterjen, mencemari badan air, dan meningkatkan konsumsi air. Mbel!. Kalau kita bisa bijak dalam mencuci, kita bisa berantas opini absurd ini.

Email : rumah popok.
Copyright © 2011 Rumah Popok.com. Convenient & Affordable Cloth Diapering