rumah popok

Kamus Istilah

Posted on Friday 7/16/2010 at 7:23

. Category: Articles

1. All In One Diaper (AIO)

Dari segi kemudahan memakai, AIO adalah yang paling unggul. AIO memiliki lapisan anti tembus di luar, dan lapisan penyerap di dalamnya, semuanya terjahit menjadi  satu, dan tidak membutuhkan tambahan peniti. AIO cocok untuk penggunaan yang praktis. Tapi, karena lapisan penyerap adalah bagian yang tidak terpisahkan dari AIO, maka AIO memiliki kelemahan yaitu memerlukan waktu pengeringan yang lebih lama, dan pencuciannya harus lebih teliti, karena memiliki penyerap berlapis yang tidak dapat dipisahkan.

2. Pocket Diaper (Popok berkantung)

Popok jenis ini memiliki kantong yang dapat diisi lapisan penyerap, biasanya lapisan luarnya sudah anti air. Biasanya pembelian pocket diaper sudah beserta bonus insert, yaitu lapisan penyerap. Namun, insert ini dapat diganti dan ditambah lapisannya sesuai keinginan, bisa menggunakan handuk, tetra, dan bahan lainnya yang tingkat penyerapannya tinggi. Jenis bahan yang populer digunakan sebagai insert adalah microfiber terry, yaitu sejenis handuk yang memiliki serat lebih kecil dan daya serapnya sangat tinggi. Untuk penggunaan yang lebih lama, misalnya malam hari, lapisan insert dapat ditambah untuk menambah daya serap.

Jenis ini sedikit lebih merepotkan daripada AIO, karena harus memasukkan insert sebelum dipakai, dan mengeluarkannya sebelum dicuci. Namun, karena lapisan penyerap dapat dipisahkan, maka dapat dijemur terpisah dan lebih cepat kering daripada AIO.

3. Flat Diaper/Muslin Square (Popok Segi Empat)

Jenis ini sudah banyak dikenal sejak jaman dahulu. Di Indonesia, popok ini biasanya menggunakan bahan kain tetra. Kain ini dilipat dengan teknik sedemikian rupa sehingga dapat dipasangkan pada bayi, biasanya membutuhkan aplikasi yaitu peniti ataupun pengait lain. Ada berbagai jenis cara melipat popok segi empat. Adapun teknik lebih jelasnya akan dijelaskan pada artikel lain. Supaya tidak tembus, jenis ini masih memerlukan diaper cover.

4. Prefold

Jenis ini tidak begitu umum di Indonesia. Pada dasarnya prefold adalah popok segi empat yang sudah dilipat dan dijahit lipatannya sehingga membentuk lapisan penyerap di tengah (bagian tengah lebih tebal), sehingga ibu/pengasuh bayi tidak perlu repot dengan melipat sedemikian rupa. Jenis ini tetap membutuhkan pengait. Supaya tidak tembus, jenis ini masih memerlukan diaper cover.

5. Diaper Cover (Penutup Popok)

Diaper Cover adalah penutup ekstra yang digunakan untuk melapisi popok kain supaya tahan air. Ada berbagai bahan kain yang dapat digunakan sebagai penutup popok. Produk impor banyak menggunakan bahan yang disebut Polyurethane Laminate (PUL), yaitu kain yang di bagian dalamnya dilapisi semacam lilin sehingga tidak tembus air. Untuk produk lokal, penutup popok biasa menggunakan plastik jass baby, yaitu plastik yang lembut yang tidak melukai kulit bayi. Selain PUL dan jas baby, wol juga bisa digunakan sebagai penutup popok.

Perlu dibedakan ketahanan terhadap kebocoran antara PUL, jas baby, dengan wol atau fleece. PUL dan jas baby sifatnya anti tembus (Waterproof), sehingga air memang tidak mungkin tembus tegak lurus. Apabila menggunakan bahan yang anti tembus, bayi harus sering sering dicek karena bisa jadi celana tidak basah padahal di dalamnya sudah jenuh dengan urine dan hal ini tidak baik untuk kulit bayi.

Adapun bahan wol dan fleece sifatnya tidak anti tembus, tetapi menolak air (hidrophobic). Apabila bayi mengompol, ompol tidak semerta merta tembus, karena lapisan wol menahan air untuk sementara. Pengasuh dan sprei akan aman dari ompol untuk 1 atau 2 kali pipis. Namun apabila jenuh, akhirnya air dapat tembus juga dari lapisan wol. Diaper cover jenis ini paling sehat untuk kulit bayi karena bahannya sangat berpori sehingga tidak membuat kulit gerah.

Penjelasan tentang istilah versi yang lain bisa ditemukan di blog Milis Popok Kain.

Leave a Reply

Email : rumah popok.
Copyright © 2011 Rumah Popok.com. Convenient & Affordable Cloth Diapering